4 Fakta Menarik Milan Vs Juventus

agen-bola-terpercaya
Duel sengit yang akan berlangsung pada saat AC Milan akan berhadapan dengan Juventus pada giornata kesembilan Liga Italia Serie A 2016 – 2017 di San Siro Stadium, dinihari WIB nanti. Ini merupakan pertemuan ke-53 untuk kedua klub di semua kompetisi.

Dalam 52 pertemuan terakhir, AC Milan telah mengoleksi 14 kemenangan, 14 hasil seri, dan 24 kekalahan. Sementara Juventus mengemas 24 kemenangan, 14 hasil seri, dan 14 kekalahan. Menariknya dalam sepuluh pertandingan terakhir, I Rossoneri hanya mampu menang sebanyak 1 kali.

Terakhir kali Milan menang dengan score 1-0 atas Juventus pada November 2012. Gol tunggal itu dicetak oleh Robinho melalui penalti. Artinya, itu bukan pekerjaan yang mudah bagi Vincenzo Montella. Namun pelatih nampaknya ingin mengulang keberhasilan Inter Milan.

Ya, Inter Milan adalah salah satu tim yang mampu mengalahkan rekor kemenangan Juventus di San Siro. ” Ini yang penting. Saya siap untuk menjalani pertandingan ini. Kita harus tetap fokus dan bermain seperti biasa. Hanya dengan cara ini kita dapat membawa pulang tiga poin ”. Ucap Montella dalam konferensi pers jelang laga ini.

Berikut data dan fakta pertemuan Juventus:

1. AC Milan belum pernah menang saat bertanding melawan Juventus di Serie A sejak November 2012.

2. Carlos Bacca saat ini berada di urutan keempat sebagai pencetak goal terbanyak di Liga Italia Serie A dengan enam gol dari delapan pertandingan.

3. AC Milan tercatat tidak terkalahkan dalam lima pertandingan terakhir mereka

4. Ketika Juventus tampil di San Siro, pemain tim tamu setidaknya sudah mengoleksi lima gol dan satu kali kebobolan.

5 Pemain Pengkhianat Milan dan Juventus

Juventus bakal berhadapan dgn AC Milan bagi sambungan Serie A terminasi minggu kelak. jumpa kali ini dijamin akan sengit. Pasalnya Milan periode ini telah menggondol penampilan paling baik di kolong binaan Vincenzo Montella. Milan sanggup menempati kedudukan tiga classement dgn koleksi 16 butir permulaan delapan perkelahian. Mereka hanya angkat tangan bersilangan gol berasal suksesi dua AS Roma. Juventus solo bercokol di tampuk klassement bersama torehan 21 angka.

Juve dan Milan adalah dua club paling besar di Italia. I Bianconeri keseluruhan 32 kali jagoan Serie A, disusul Milan dgn 18 gelar. ke-2 club pun tidak jarang tergiring persaingan di pasar uang transfer. Pada masa panas ini saja, Juve dua kali mengalahkan pemain incaran Milan ialah Juan Cuadrado dan Marko Pjaca. terkecuali tukar siku pada berbelanja Ada lumayan tidak sedikit pemain yg sempat merasakan mempertahankan Milan dan kembali Juventus. Berikut 5 pemain yg sempat ubah menegakkan Juve dan Milan yg dinilai mempunyai informasi paling merenggut:

1. Andrea Pirlo

Pirlo jadi pemain tersukses yg sempat membentengi Milan dan Juventus. Pirlo 10 thn mempertahankan Milan dan dapat mendermakan sembilan gelar jagoan termasuk juga dua trofi uni Champions. Pada thn 2012, Pirlo tidak diperpanjang kontraknya oleh Milan. Eks pemain Brescia itu dinilai telah cutel oleh sejumlah pejabat Milan. Juventus setelah itu mewadahi Pirlo. Keputusan Juve kredibel pas. Pirlo kembali sanggup memperlihatkan kehebatannya walaupun telah berumur di atas 30 th. Di Juventus tingkat, Pirlo empat kali mendapatkan Scudetto. Pirlo semula mengambil Juve ke final aliansi Champions 2015.

2. Filippo Inzaghi

pamor Inzaghi mulai sejak dikenal penggemar bola di semua bidang kala memperkukuh Juventus semenjak th 1997 hingga 2011. Inzaghi jadi duet sehati kepada Alessandro Del Piero di lini depan Juve. Inzaghi membelakangi Juventus dan tukar ke Milan thn 2001. Juventus mau memuaskan Inzaghi sesudah mempunyai penggantinya yaitu David Trezeguet Bergabung dgn Milan, karir Inzaghi semakin melejit. meskipun rasio golnya di Milan plus noda ketimbang waktu mempertahankan Juve, Inzaghi berhasil merasakan trofi uni Champions dengan club milik Silvio Berlusconi itu sejumlah dua kali.

3. Christian Abbiati

Abbiati yakni salah wahid pemain yg kuat dengan Milan. ia tersimpul persetujuan dgn Milan alamat th 1998 sampai 2016. Abbiati pernah semusim main-main kepada Juventus. Pada masa 2005/2006, Abbiati menyatu dengan Juve dgn posisi pinjeman. Abbiati dipinjam Juve terhadap menukar Gianluigi Buffon yg merebut luka bahu parah. Bos Milan Silvio Berlusconi mau meminjamkan Abbiati lantaran merasa berparak bagi Juve. Pasalnya Buffon mewarisi luka terselip kala unjuk muka di Trofeo Luigi Berlusconi.

4. Edgar Davids

tunggal serta pemain yg diselamatkan kariernya oleh Juventus sesudah dibuang Milan yakni Edgar Davis. Pemain dari Belanda itu tidak sukses keseluruhan di Milan. beliau hanya bermain semusim di San Siro. Juventus setelah itu membayar Davids buat th 1997. Di Turin, Davids menjelma jadi salah wahid gelandang pengantar cairan paling baik di dunia. Davids membentengi Juve sampai thn 2004. Juventus jadi club tersukses dekat karir Davids. Enam gelar bergengsi didapat Davids disaat memperkokoh La Vecchia Signora.

5. Marco Storari

Storari sempat tiga th di Milan. ia setelah itu pindai ke Juventus di th 2010. Storari kesal tatkala di Milan plus tidak sedikit dipinjamkan ke club lain. Bergabung dengan Juve, Storari lagi ganjil main-main. dirinya cuma menjadi pelapis guna Buffon. Storari baru diturunkan jikalau Juve unjuk muka di arena strata dua jenis Coppa Italia.

Walau cuma menjadi jatah di Juve, Storari pass senang. beliau menghabisklan lima th juga sebagai pelapis Buffon sebelum ubah ke Cagliari di th 2015.  Milan Adalah Proyek dengan Pemain Muda Potensial Striker AC Milan M’Baye Niang mengemukakan, Rossoneri ialah suatu proyek jauhari dgn pemain-pemain belia potensial. Pemain 21 th itu masih mengaku gembira bermain di San Siro.

Niang demo mengagumkan masa ini. beliau telah mewakafkan tiga gol dan dua assist dekat tujuh tampilan di Serie A. Pemain bermula Prancis itu terus berkeinginan mengambil Milan lolos ke koalisi Champions periode depan. “Saya tak merasa tak tergantikan. aku sanggup jadi terpandai kalau bekerja menduri. Tim Milan ini mau membenarkan bahwa awak layak pun ke union Champions,” kata Niang guna La Repubblica.

“Tidak seseorang tambah yg bakal ganti. periode dulu beta ajaib keteguhan, tapi waktu ini saya mempunyai identitas, skuat bersuatu dan benteng kompak. aku telah memecat penawaran akbar, dan aku dapat mengemukakan tak terhadap club bukan bagi diwaktu ini. Milan yaitu proyek bersama pemain-pemain muda.” “Kami mempunyai sintesis pemain yg pas. seandainya kamu mengandalkan tim, kamu takkan rapuh dan sanggup berjalan jauh.” Meski riang di Milan, Niang mengakses kiranya satu buah hri kelak masih ke negaranya dan berasimilasi dgn PSG.