3 Calon Pelatih AC Milan 2016-2017


Laporan terbaru dari media La Gazzetta dello Sport yang mengabarkan jika AC Milan sudah memiliki tiga kandidat  pelatih untuk musim kompetisi 2016-2017. Ketiga kandidat itu ialah Cristian Brocchi, Marco Giampaolo dan Frank de Boer.

Sebelumnya ada dua nama calon pelatih baru Milan yaitu, Cristian Brocchi sebagai pelatih musim lalu.  Dan Marco Giampaolo, allenatore Empoli pada musim lalu. Sedang Frank de Boer menjadi nama kandidat baru yang dicalonkan.

Sekedar informasi, memilih pelatih baru adalah salah satu agenda penting AC Milan jelang musim kompetisi 2016-2017 setelah penjualan klub ke pemilik baru.


Mantan pelatih Empoli, Marco Giampaolo, saat ini yang paling favorit. Tapi sebuah laporan dari Gazzetta, kualitas manajerialnya masih berada di bawah Cristian Brocchi dan Frank de Boer.

Sedang Cristian Brocchi merupakan nama favorit Presiden AC Milan, Silvio Berlusconi, yang baru saja menjalani masa pemulihkan dari operasi jantung dan belum akan memberi nama kandidat lain secara resmi hingga masa rehabilitasinya berakhir.


Mantan pelatih Ajax Amsterdam, Frank de Boer, justru jadi favorit pembeli baru AC Milan asal China, karena Giampaolo telah diklaim sebagai pelatih yang bagus untuk tim pada level bawah dan menengah, dan dirinya juga disukai oleh pembeli baru AC Milan asal China dan juga joint-CEO Milan yaitu, Adriano Galliani.

Lebih lanjut Gazzetta mengkonfirmasi bahwa nama pelatih baru tim ‘Merah-Hitam’ akan diumumkan sekaligus diresmikan pada 1 Juli 2016, atau sehari setelah kesepakatan pembelian AC Milan oleh pengusaha asal China.

AC Milan Akan Di Ambil Alih Konsorsium China


Fininvest yang merupakan perusahaan milik klub AC Milan Silvio Berlusconi diberitakan oleh media Italia telah membuka kesempan negosiasi kepada konsorsium asal China untuk mengambil alih saham Perusahaan induk AC Milan, Fininvest.

Kabar penjualan saham tersebut memang sudah berembus sejak lama. Setelah Berlusconi gagal meraih kesepakatan oleh pengusaha asal Thailand, Bee Taechaubol, Pada Selasa (10/5/2016) waktu setempat, Silvio Berlusconi, mengonfirmasi telah melakukan negosiasi penjualan saham klub terhadap investor China yang berbentuk konsorsium sudah dapat dilakukan.

“Fininvest telah berkesepakatan pada jangka waktu tertentu dengan sekelompok investor China, terkait dengan rencana penjualan saham AC Milan.” Demikian pernyataan resmi yang di muat pada situs resmi AC Milan.

AC-Milan-Siap-Siap-Akan-Ganti-Pemilik

Pada saat yang sama, surat kesepakatan tersebut langsung ditandatangani, dan sekaligus menjadi tahap awal untuk memulai negosiasi tersebut.

Berita ini dikabarkan sepekan setelah pendukung AC Milan merilis pernyataan untuk menuntut agar AC Milan segera dijual. Selain itu, mereka juga menuntut agar Adriano Galliani CEO AC. Untuk Segera mengundurkan diri.

Para Pendukung AC Milan berasumsi bahwa selama ini pihak manajemen telah melakukan kesalahan kepengurusan pada AC Milan.

Berlusconi telah mempertimbangkan keputusannya untuk menjuala saham AC Milan. Dikarenakan, pada pekan lalu, Berlusconi mengumumkan bahwa AC Milan telah mengalami kerugian sebesar 89,3 juta euro atau sekitar Rp 1,3 triliun.

Sebelumnya, AC Milan pernah dirumorkan akan diambil alih oleh Pangeran Johor, Tunku Ismail Sultan Ibrahim. Namun, berita tersebut di bantah oleh Tunku Ismail. Nilai sebesar 740 Juta Euro dikabarkan yang akan menjadi harga yang harus dibayarkan Investor Tiongkok jika berminat untuk membeli saham Milan. Dengan catatan Silvio Berlusconi masih memiliki hak penuh atas setiap keputusan baik untuk transfer maupun perpanjangan kontrak pemain AC Milan.

AC Milan Ditahan Imbang Tim Papan Bawah

AC Milan yang gagal mengalahkan Carpi yang merupakan tim papan bawah Serie A Italia. kecenderungan negatif itu terjadi karena skor pertandingan yang berakhir dengan hasil imbang, 0-0.

Pada pertandingan di Stadion Giuseppe Meazza, Jumat 22 April dini hari WIB, pada jalannya laga sang tuan rumah semat mendominasi permainan. Namun setiap peluang selalu gagal membuahkan goal dikarenakan eksekusi akhir para penyerang mereka kurang begitu baik.
Carlos Bacca sempat membuat peluang yang baik ketika memanfaatkan kerjasama dari Giacomo Bonaventura dan Luca Antonelli pada menit ke-23. Namun sayang, kesempatan itu berlalu begitu saja karena tidak ada seorang pun Striker Milan yang menyambut assist dari Bacca.

Hasil imbang ini juga tak lepas dari pertahanan Carpi yang kokoh. Mulai dari kiper hingga para defender-nya yang tampil sangat konsisten atau jarang meninggalkan posisi. Para pemain Carpi dominan memanfaatkan serangan balik untuk melakukan serangan.

free-bet5-640x360

Hasil imbang ini membuat AC Milan semakin kesulitan untuk beranjak naik dari posisi enam pada klasemen sementara. Perolehan poin mereka baru berjumlah 53 angka atau berselisih enam poin dengan Fiorentina.

Sementara itu, Carpi juga harus tetap terpuruk pada urutan 17. Mereka baru mengoleksi nilai 32 poin atau berselisih dua angka dari penghuni zona degradasi paling atas, Frosinone.