Enrique Bela Penampilan Buruk Kiper Barcelona

Sang pelatih Luis Enrique enggan menyalahkan kiper Barcelona, Marc-Andre ter Stegen usai mengalami kekalahan dari Celta Vigo, Minggu 2 Oktober 2016. Pelatih asal Spanyol tersebut menyebut kekalahan ini merupakan kesalahan seluruh para pemainya. Barcelona kalah dengan score 3-4 pada pertandingan ini. Ironisnya dua gol Celta Vigo tercipta karena kesalahan dari Marc-Andre ter Stegen.

Barca pun harus mengalami dua kekalahan dari tujuh laga La Liga musim ini. Sehingga mereka saat ini masih tetap pada posisi keempat klasemen dengan perolehan nilai 13 poin, tertinggal dua poin dari pemuncak klasemen yakni, Atletico Madrid. ‘‘ mudah untuk menyalahkan seseorang jika tim kalah. Pasti banyak berpendapat seharusnya kiper tidak boleh ikut ambil risiko,’’ Ungkap Luis Enrique seperti dilansir dari media Football Espana.

‘‘ Namun bagi saya seorang kiper Barcelona harus ambil risiko. Ini adalah kekalahan untuk semua pemain dan saya tidak mau menilai secara individu.’’ Tambahnya. Mantan pelatih AS Roma ini berjanji penampilan timnya akan membaik pada laga selanjutnya. Sehingga tetap membuka peluang untuk menjadi juara. ‘‘ Mereka adalah para pemain bukan mesin dan kami harus segera bangkit. Musim ini baru berjalan dan kami harus melihat ke depan,’’ Ucap Luis Enrique.

Ini Pendapat Iniesta Soal Blunder Ter Stegen

agen-bola-terpercaya

Gelandang Veteran Barcelona, Andres Iniesta buka nada tentang blunder yg dilakukan sohib setimnya, Marc-Andre Ter Stegen. Iniesta menyatakan bahwa blunder itu memang lah kesalahan dari sang penjaga gawang, tapi beliau tak mau menyalahkan rekannya lantaran beliau telah cobalah main seperti yg diinstruksikan pelatih. Pada kejuaraan Jornada ke tujuh dini hri tadi, Barcelona menelan kekalahan ke-2 mereka periode ini diwaktu ditaklukan Celta Vigo dgn score 4-3. Pada turnamen ini, Kiper Barcelona Marc-Andre ter Stegen lakukan blunder yg fatal maka Celta menempa gol ke empat mereka lewat Pablo Hernandez.

Iniesta sendiri yakin bahwa Ter Stegen tak dapat disalahkan sepenuhnya dikarenakan beliau telah main-main seperti yg diminta pelatih. “Gol-gol seperti itu memang lah tidak jarang berlangsung beber Iniesta pada Movistar. “Gol itu benar-benar yakni kesalahan dari penjaga gawang, tapi beliau [Ter Stegen] tak mampu disalahkan demikian saja, lantaran ia main bersama gaya main-main kami & itu resikonya” tandas sang kapten.

4 Rahasia Kiper ManCity Claudio Bravo

agen judi online

Kiper Manchester City, Claudio Bravo menjadi sorotan pada saat pertandingan Manchester City Vs Manchester United, beberapa waktu lalu. Dalam Laga tersebut, kiper yang diboyong dari Barcelona itu kerap melakukan operan berisiko pada barisan pertahanan Manchester City. Banyak yang menilai, aksi Bravo itu dapat membahayakan timnya. Namun Manajer ManCity, Pep Guardiola malah memuji aksi Claudio Bravo tersebut. ‘‘Apa yang dilakukan Bravo pada hari ini adalah salah satu performa terbaik yang pernah saya lihat,’’ puji Pep Guardiola seperti yang di kutip dari media Sky Sports. Claudio Bravo sendiri didatangkan dari Barca pada bursa transfer musim panas ini dengan nilai 17,1 juta poundsterling atau setara Rp 299 miliar. Langkah Manchester City ini sempat menimbulkan tanda tanya mengingat Bravo sendiri sudah berumur tidak muda lagi (33 tahun). Namun Manajer Manchester  City, Pep Guardiola tetap menjadikan Bravo sebagai pilihanya. Total, kiper asal Chile ini telah tampil empat kali bagi The Citizens.

Pernah Bermain Sebagai Striker

Sebelum menjadi kiper, Claudio Bravo ternyata pernah bermain sebagai striker. Hal tersebut dia ungkap dalam wawancara pertama sebagai pemain Barcelona. Bravo kemudian berhenti sebagai striker disebabkan merasa tidak memiliki stamina yang cukup. Tidak ingin menyerah, Bravo lalu mencoba posisi yang sesuai dengannya. Sampailah ia pada posisi sebagai kiper. Di posisi inilah peruntungan Claudio Bravo berubah. Ia kini disebut sebagai salah satu kiper terbaik di dunia. Saat masih bermain di Barcelona, Bravo sukses memperoleh berbagai gelar di antaranya Liga Champions musim 2014- 2015.

Mendapat Julukan El Condor Chico

Sewaktu bermain bagi Colo-Colo, Bravo mendapat julukan El Condor Chico yang diwariskan dari kiper sebelumnya Roberto Rojas. Bravo telah bermain di klub tersebut saat usianya masih 19 tahun. Menariknya, Bravo sempat bakal dilego Colo-Colo karena dianggap tidak memenuhi persyaratan tinggi badan sebagai kiper. Namun hal itu urung dilakukan karena Bravo karena ia berhasil memperlihatkan talentanya sebagai salah satu calon kiper terbaik Colo-Colo pada saat itu.

Kiper merangkap sweeper

Inilah yang jadi faktor, mengapa Pep Guardiola memuji permainan Bravo pada saat berhadapan dengan MU. Bravo tidak hanya punya refleks mengagumkan sebagai kiper, namun kepercayaan diri untuk keluar memainkan bola. Tipe kiper seperti inilah yang disukai Pep Guardiola. Kiper yang bisa memainkan bola tanpa harus gugup ketika berhadapan dengan pemain lawan. Dan Bravo dianggap punya kemampuan tersebut. Proses serangan City sering diawali dari sepakan Bravo. Kiper asal Chile ini biasanya akan mengoper pada bek untuk diteruskan kepada para gelandang lalu striker.

Family Man

Bravo bukan cuma matang sebagai kiper melainkan sebagai pribadi. Ya, Bravo adalah sosok family man sejati. Ia terlihat begitu mencintai keluarganya. Terbukti, Bravo sering mengunggah foto kemesraan dengan  anak dan istrinya, Carla Pardo di Instagram. Bravo juga hampir tidak pernah tersandung pemberitaan soal kehidupan pribadinya. Alhasil, publik pun tidak banyak mengetahui seluk beluk kehidupan kapten timnas Chile tersebut.

Pique Minta Barca Belajar dari Kekalahan

Gerard Pique meminta Barcelona menuntut ilmu dari kekalahan, usai mereka dengan cara mengejutkan takluk 3-4 di tangan Celta Vigo, dalam kejuaraan yg berjalan di Balaidos semalam. Tim asuhan Luis Enrique tidak dapat memperoleh tiga angka penuh, usai di kontes pada awal mulanya mereka pula mesti tertinggal lebih lalu, sebelum hasilnya bisa menang 2-1 atas Borussia Monchengladbach di Liga Champions.

“Di babak mula-mula, kami memulainya dgn baik. Kami menciptakan dua gol langsung. Di babak ke-2 kami main keren & tidak dengan beban. Kami nyaris mampu memperoleh hasil keren. Namun ini bakal menjadi pelajaran yg keren buat kami. Ada tidak sedikit elemen yg sanggup kami perbaiki. Liga ini tetap amat sangat panjang & persaingannya dapat ketat,” ujar Pique menurut AS. “Tim mempunyai skuat yg keren & kami dapat tetap bekerja keras utk melupakan kekalahan ini.”

Barcelona waktu ini tengah duduk di peringkat empat classement sementara dgn 13 angka dari tujuh kejuaraan. Mereka tertinggal dua angka dari Real & Atletico Madrid.