Guardiola Isyaratkan Kemungkinan Messi Hengkang ke Liga Inggris

agen-bola-terpercaya
Manajer Manchester City Pep Guardiola membantah jika pernah mendekati sang bintang Barcelona Lionel Messi. Guardiola menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menghubungi tiga pemain Barcelona lainnya agar mau pindah ke Manchester City.

Pep Guardiola mengaku hanya sempat berusaha mendatangkan Marc-Andre ter Stegen pada musim transfer sebelumnya. Dia menginginkan kiper anyar di Etihad Stadium yang sesuai dengan gaya bermainnya, dan kemudian mendapatkan Claudio Bravo untuk dijadikan kiper Utama bagi The Citizens.

Sempat berhembus kabar di Spanyol, Jika Pep Guardiola mengincar Lionel Messi, Luis Suarez, Neymar dan Sergio Busquets. Namun dia malah berharap Messi tetal menersukan karier di Barcelona. Meskipun Guardiola sendiri yakin akan ada ketertarikan besar dari Liga Primer jika pemain tersebut mau mempertimbangkan untuk pindah  ke Inggris.

“Saya tidak sempat menghubungi Messi – yg paling aku inginkan darinya yaitu bermain di sana dan menggugurkan karir di sana. Tapi jangan-jangan dirinya mau berangkat ke lokasi tidak, kalau-kalau dirinya mau anak-anaknya berbicara bahasa Inggris,” kata Guardiola terhadap jurnalis, Rabu (19/10/2016), mendekati duel City versus Barcelona di perkumpulan Champions.

“Jika itu berlangsung bakal ada enam, tujuh atau delapan club, yg mau mendapatkannya dan Messi dapat tentukan kemana dirinya mau pergi.” Guardiola reda ke City menukar Manuel Pellegrini yg bertolak puncak periode dulu. Sejauh ini unjuk kerja City amat sangat keren sebab baru menelan sekali kekalahan mulai sejak 12 perkelahian di seluruh kompetisi.

Bintang Barcelona Lionel Messi menganulir rencananya pada pensiun di Nou Camp. cowok berkebangsaan Argentina itu sekarang tidak mengelirukan jangan-jangan salin club sebelum gantung sepatu. Messi pada awal mulanya sekian banyak kali menyebut keinginannya kepada cuma menegakkan Barcelona saja sepanjang kariernya. dirinya menyiarkan dapat pensiun di Nou Camp.

Nyali Bek Muda City Tak Ciut Kawal Messi

Bek Manchester City, John Stones mengaku tak bimbang bersama pamor akbar bintang Barcelona, Lionel Messi mendekati turnamen di Camp Nou tingkat, Kamis (20/10/2016) dini hri WIB kepada matchday ke3 uni Champions. Messi adalah mesin gol blong Blaugrana laras( Barcelona) ekstra berasal wahid dekade terakhir. Pemain permulaan Argentina itu telah membentuk 86 gol bersumber 107 penampakan di uni Champions.

Di arena aliansi Champions, Messi telah mencelakan sekian banyak bintang unggul sepak bola. James Milner sampai Jerome Boateng sempat dibuat sipu dgn skill individu sang bintang. “Bagi aku, Messi yaitu pemain paling baik di bagian. Tapi statusnya itu tak menciptakan aku ragu hati menghadapi Messi,” tutur Stones, dikutip bermula Goal.

“Sebagai pemain, aku mesti menghormatinya. menjadi, aku mesti berpikir menindik bagi menandingi beliau dan memandangi tindakan yg dapat dibuat Messi dekat kompetisi kelak. Tapi aku telah selesai membawa tantangan itu,” menurutnya menyambung. Bek berumur 22 th itu miliki bekal utama pada menghadapi Messi. semenjak delapan kontes terakhir, Stones jalankan 37 clearance, 15 intersep, dan lima blok di lini penjagaan Manchester Biru.

Tapi, Stones memfokuskan seandainya beliau tak cuma konsentrasi menyinggahkan pergerakan Messi. ia lagi mewaspadai Luis Suarez yg telah menempa 17 gol berasal 21 penampakan aliansi Champions dengan Barcelona. “Bukan cuma Messi, Barcelona punyai tidak sedikit pemain mahir. aku pikir Suarez sanggup menyibukkan beta dikarenakan ia sempat di Liverpool,” ucap mantan bek Everton tersimpul.

Luis Enrique Vs Pep Guardiola, Siapa Nakhoda Terbaik Barcelona?

Duel Barcelona kontra Manchester City di konfederasi Champions semula minggu ini, sedang hadirkan rivalitas teman antara Luis Enrique dan Pep Guardiola. Salah wahid berbenturan paling dinanti dapat hadir di Camp Nou, selama Barcelona diharuskan menghidangi Manchester City, buat matchday ke-3 kelompok C union Champions, Kamis (20/10) dini hri WIB.

Bukan cuma penyakit gengsi, menilik komposisi skuat bintang lima yg dipunyai ke-2 club. Tapi kembali momentum kembalinya pengasuh legendaris Barca, Pep Guardiola, yg sekarang menjadi manajer City. Kepulangannya yang merupakan tandingan terhadap kali ke-2 di Camp Nou, sangat menyedot sinaran mendekati turnamen. Maklum dia dapat dibilang sbg pemula filosofi pemainan tiki-taka, yg menghasilkan Barca demikian adidaya di Eropa dan dunia.

Dengan Luis Enrique yg dinamakan juga sebagai penerus paling baik keagungan Guardiola di Barca, merenggut mengulik siapa-siapa sejatinya nakhoda yg ekstra apik dekat mendidik Blaugrana? Era emas Enrique ketika ini atau era adidaya Guardiola dahulu? “Apa yg rupawan di Barca yaitu filosofi permainannya tak beralih dekat sekian banyak thn terakhir. beta tengah membela model main yg identik dan itu resmi menggampangkan hamba dekat menuangkan kinerja maksimal, tambah menikmati sepakbola,” ungkap kapten Barca, Andres Iniesta, baru-baru ini di Marca.

Apa yg dikatakan Iniesta merujuk guna filosofi tiki-taka milik Barca, yg memang lah masih dipertahankan guna mendapati keberhasilan sampai sekarang. Artinya benar-benar tak ada pergantian akbar bertanya ala main, yg dilakukan jajaran pengajar Azulgrana pada sekian banyak th terakhir. Guardiola patut menerima credit kepada ini. beliau memodernisasi filosofi permainan cendayam yg ditancapkan Johan Cruyff ketika menangani Barca dulu, kala ditunjuk menjadi pendidik sirah di masa 2008/09. Filosofi tiki-taka yg dirintisnya, yakni komitmen emas yg dampaknya berulang terasa sampai detik ini.

Satu peninggalan yg mempermudah kewajiban Enrique di Barca. Namun figur berumur 46 thn itu bukannya tidak laksanakan pergantian persis sekali. Inovasi masih dilakukannya dan salah tunggal yg paling brilian yaitu mengombinasikan tiki taka bersama sepakbola pragamtis, disaat memang lah diperlukan.

Sulit meraih cema awal jenis membentuk keduanya. Namun apabila mesti dipaksakan, Guardiola dan Enrique sama-sama tidak mumpuni dekat mempraktikan ide B” disaat tim asuhannya kolaps di juga laga. Berbicara perangkaan, keduanya berhasil membuahkan angka-angka yg mengagumkan tatkala menggodok Barca. Enrique sampai duel terbaru hadapi Deportivo La Coruna, sudah mencatatkan 134 partai yang merupakan nakhoda Barca. berasal bilangan tercantum beliau mengoleksi 105 kegemilangan, 14 kali gandengan, dan cuma 15 kali kalah.

Rerata zarah yg diperolehnya merupakan 2,46 per partai. kedalaman Barca, yg teramat terbantu oleh trio MSN, pun amat sangat mendebarkan bersama lesatkan keseluruhan 388 gol atau 2,22 gol per partai. padahal Gerard Pique cs cuma kecurian 100 gol atau 0,74 per partainya.