Kemenangan Telak Chelsea Di Anfield

agen judi online

Chelsea berhasil tampil gemilang untuk mengatasi Liverpool pada saat Rafael Benitez pada 2005-2006 silam, dan sekaligus menghadirkan awalan musim terburuk bagi The Reds pada Liga Primer Inggris.

Hari ini 11 tahun silam, Chelsea berhasil kembali mencatatkan kemenangan dengan score 4-1 saat bertandang ke Anfield dalam lanjutan Liga Primer Inggris 2005-2006. Frank Lampard sukses membuka keunggulan Chelsea pada menit ke-27 lewat titik putih setelah Djimi Traore melanggar Drogba, walaupun kapten Steven Gerrard tak lama berselang berhasil menyamakan kedudukan.

Dua menit sebelum jeda, winger Damien Duff berhasil mengembalikan keunggulan Chelsea lewat tembakan dari jarak dekat lewat umpan Drogba, dan penyerang timnas Pantai Gading tersebut kembali berperan dalam terciptanya goal Joe Cole dan Geremi Njitap di paruh kedua untuk menegaskan kemenangan The Blues. Kemenangan tersebut menempatkan Chelsea pada puncak klasemen dengan keunggulan 9 poin, dan itu menjadi kemenangan kedelapan secara beruntun bagi Chelsea pada Liga Primer – sebelum dan akhirnya catatan itu diperpanjang menjadi sembilan setelah keberhasilan menekuk Bolton dengan score 5-1 pada laga berikutnya.

Di sisi lain, kekalahan tersebut membuat Liverpool terpuruk dan mereka harus tertinggal 17 angka di belakang Chelsea meski musim baru memasuki pertandingan kedelapan. Lebih dari itu, kekalahan tersebut menghadirkan awalan terburuk bagi Liverpool dalam 13 tahun terakhir mengingat mereka hanya sanggup memperoleh tujuh poin. Seusai pertandingan, manajer Chelsea Jose Mourinho mengatakan: ‘‘Kami pantas mendapatkan rekor lebih, bukan dari Liverpool tapi dari orang-orang secara umum. Kami adalah tim yang bagus,’’ ujarnya kepada media BBC.

Sementara itu, Lampard menambahkan: ‘‘ Ini adalah hasil bagus buat kami. Kami telah menunjukkan jati diri kami. Ada banyak orang yang menyebut kami takut datang ke sini – sebenarnya kami tidak takut bermain di mana pun. pada akhir musim tersebut, Chelsea sukses menjadi  juara Liga Primer untuk kedua kali secara beruntun pada massa kepelatihan Jose Mourinho. Di sisi lain, Liverpool yang diarsiteki oleh Benitez harus puas berakhir di urutan ketiga di bawah Manchester United, dan mereka berjarak sembilan poin dari The Blues pada tabel peringkat klasemen akhir.

Antonio Conte Tidak Pernah Berharap Chelsea Juara Liga Primer Musim Ini

agen bola terpercaya

Antonio Conte mengaku gemar menonton Chelsea sukses mengakhiri musim kelam. namun, bukan berarti dirinya berani mengharapkan The Blues dapat bisa memenangi Liga Primer. Setelah memperoleh satu angka dari tiga laga terbaru Liga Primer, Chelsea menggeliat dgn mengalahkan Hull City 2-0 di KCOM Stadium. Hasil itu mengakses kesempatan Diego Costa dkk masuk empat besar.

“Sangat mutlak mampu menang sesudah kalah dua kali beruntun. Sangat berharga sebab tim ini telah bekerja keras. &, selajutkan kami konsisten mesti berkerja keras supaya mampu makin berkembang,” ujar Conte, dilansir skysport.

Meski kembali memperoleh angka penuh, Conte kayaknya tak berani menginginkan Chelsea dapat sanggup menguasai Inggris. karena, sejak awal, ekspektasinya pada club milik Roman Abramovic itu amat sangat rendah.

Komentar itu diutarakan sebelum Chelsea meladeni Hull City. Dia tak memasang target tinggi lantaran mewarisi tim yg tidak sedikit masalah. Maklum, dalam tempo 12 bln, tim yg bermarkas di Stamford itu anjlok dari posisi mula-mula ke urutan 10.

“Saya tak heran bersama serangkaian hasil negatif yg dicapai Chelsea. lantaran, kala Anda menggantipelatih, berarati ada masalah. Saat ditunjuk utk menyelesaikan masalah, Anda mesti tahu bagaimanakah menghadapi kebenaran, tambah Conte.

Karena itu Conte malas sesumbar. lantaran, misi utamanya masa ini bukanlah mendapatkan gelar, khususnya Liga Primer. Untuk sementara dirinya cuma konsentrasi supaya armadanya tak terdampar lagi di posisi 10 seperti musim diawal mulanya. Chelsea mengalami masa-masa suram di penghujung bln September. Klub asal London itu mesti menelan dua kekalahan beruntun di ajang Liga Inggris 2016/2017. The Blues dibungkam Liverpool 1-2 & dipermak Arsenal 0-3.

Rentetan hasil tidak baik ini terhubung mata manajer anyar Antonio Conte jika skuat Chelsea dikala ini teramat jelek & perlu perbaikan di bursa transfer periode dingin Januari nanti. Conte berencana jalankan perombakan besar-besaran. Dia telah menyiapkan sekian banyak pemain utk didatangkan ke Stamford Bridge. Antara lain Leonardo Bonucci (Juventus) & Michael Keane (Burnley).

Dengan dapat datangnya sekian banyak pemain baru, Conte menurut The Times bakal mendepak setidaknya tiga pemain. Ketiga pemain yg dibuang ini yakni penggawa lama Chelsea yg mempersembahkan gelar jagoan Liga Premier dua masa lalu.

Siapa saja tiga pemain yg dapat ditendang oleh Conte? Simak penjelasannya di halaman berikutnya:

1. Cesc Fabregas

Pemain asal Spanyol ini tergusur dari tim inti sejak kehadiran Conte. Fabregas yg sewaktu ini senantiasa menjadi langganan starter mesti puas lebih tidak sedikit duduk di bangku cadangan.

Fabregas kalah beradu dgn pemain baru Ngolo Kante yg sekarang ini menjadi pilihan mutlak Conte utk isi lini tengah Chelsea.

Mantan pemain Barcelona itu mungkin saja dapat dipasarkan Chelsea ke Real Madrid. Namun Fabregas sanggup batal pindah ke Madrid jikalau Los Blancos menjadi terkena larangan belanja pemain dari FIFA.

2. Branislav Ivanovic

Ivanovic memang lah masihlah menjadi pilihan penting Conte periode ini. tetapi, laki laki Serbia itu terancam dibuang dikarenakan kerap lakukan blunder maka menyebabkan gawang Chelsea kebobolan.

Performa Ivanovic benar-benar telah menurun drastis sejak masa dulu. Dia tidak jarang jadi titik lemah di lini belakang club milik Roman Abramovich itu.

Posisi Ivanovic bakal digantikan Cesar Azpilicueta. Sebenarnya Azpilicueta berposisi juga sebagai bek kiri. Namun Conte telah mendatangkan bek kiri baru Marcos Alonso.

3. Gary Cahill

Cahill menciptakan murka Conte kala melawan Chelsea. Ketika itu Cahill melaksanakan kesalahan fatal maka Arsenal sanggup top 1-0. Akibat blunder itu, Chelsea hasilnya takluk 0-3.

Eks pemain Bolton Wanderers itu mungkin dapat dibuang Januari kelak. Conte berencana mengambil mantan anak asuhnya di Juventus, Leonardo Bonucci.

Cahill bakal cepat tergusur dari tim mutlak demikian John Terry & Kurt Zouma pulih dari cedera.